Setiap orang punya kebutuhan primer atau pokok yang sama, orang jawa biasa menyebutnya kebutuhan sandang, pangan, dan papan. Dalam bahasa indonesia kita menyebut kebutuhan tersebut dengan pakaian, makanan, dan tempat tinggal. Secara umum orang-orang sudah dapat memenuhi kebutuhan tersebut, apapun cara yang dilakukan. Orang-orang berpakaian walapun sederhana, makan apa adanya, dan bertempat tinggal dimana dia bisa tinggal.
Jika kebutuhan pakaian dan makanan sudah terpenuhi, selanjutnya orang akan memikirkan kebutuhan Tempat tinggal. Jika Ia punya uang, mungkin dia sudah membeli atau membangun rumah sendiri walaupun kecil. Apalagi sekarang sudah banyak program pinjaman dari bank untuk kebutuhan tempat tinggal, punya uang sedikit pun bisa dijadikan uang muka untuk mendapatkan rumah yang sesuai. Mungkin ada orang yang beruntung karena dapat warisan dari orang tuanya. Bagaimanapun orang-orang berusaha untuk dapat memiliki rumah atau tempat tinggal sendiri.
Sebuah langkah yang menurut kita kecil, tapi dapat memberikan perubahan yang besar dalam hidup. Contohnya dalam memilih rumah. Dikatakan demikian karena rumah adalah awal dari kehidupan, rumah adalah tempat berlindung, tempat untuk beristirahat, tempat berkumpulnya keluarga, tempat bersenda gurau dengan anggota keluarga, tempat bersosialisasi, dan masih banyak lagi fungsi dari rumah itu sendiri, sehingga muncullah ungkapan istimewa yang sering kita dengar seperti Home Sweet Home atau ada juga istilah Home Sick .
Berbicara mengenai rumah setiap orang pasti mempunyai idealisme tersendiri akan makna dari rumah tersebut. Rumah seperti apakah yang menjadi impian anda? Ada yang memilih rumah karena lokasi rumah tersebut sangat dekat dengan pusat perbelanjaan atau pusat kota , ada yang memilih rumah karena designnya yang unik, keamanan yang terjamin dan ada lagi yang memilih rumah karena struktur bangunannya yang bagus dan lingkungan yang asri. Yang pada akhirnya rumah itu sendiri kemudian dapat menjadi simbol yang menampilkan identitas atau citra dari penghuni rumah tersebut.
|